Tips Memilih Sunscreen (Tabir Surya) Sesuai Jenis Kulit

Beda orang, beda pula tipe kulitnya. Ada yang dikaruniai tipe kulit kering atau berminyak, lainnya mungkin sensitif. Nah karena belakangan ini, kita sudah masuk musim kemarau, dimana matahari tak tanggung-tanggung dalam memancarkan sengatan sinar radiasinya, ada baiknya kita mempersenjatai diri dengan membeli sunscreen.

“Tapi kira-kira, produk mana ya yang cocok untuk kulit saya?” Berikut beberapa tips memilih sunscreen yang bisa Anda terapkan.

Tips Memilih Sunscreen (Tabir Surya) Sesuai Jenis Kulit

Aturan Dasar Dalam Memilih Sunscreen

Aturan dasar yang akan disampaikan berikut ini berlaku untuk semua jenis kulit.

Artikel Terbaru Untuk Anda

1. Pilih sunscreen yang bisa memblokir semua jenis sinar UV berbahaya

Faktanya, tak semua sunscreen atau tabir surya mampu memblokir UVA dan UVB. Cuma micro zinc oxide saja yang bisa memblokir semua sinar UVA. Di samping itu, menurut para ahli, micro zinc oxide memiliki sifat stabil dalam botol dan saat dipakai, bahan ini tetap stabil meski ketika terkena paparan sinar matahari. Lebih dari itu, bahan ini juga tidak diserap masuk ke dalam tubuh.

Oleh sebab itu, Anda diimbau untuk memilih sunscreen yang mengandung minimal 5% micro zinc oxide. Jangan khawatir untuk mengoleskannya ke kulit karena bahan ini tak pedih di mata dan jarang memicu jerawat, iritasi kulit,atau reaksi alergi.

Ingatlah juga bahwa indeks SPF hanya menginformasikan pada Anda tentang seberapa baik produk tersebut dalam menghalangi sinar UVB. Dengan lain kata, angka SPF-nya tidak menunjukkan informasi apapun tentang kemampuan sunscreen dalam melindungi kulit dari sinar UVA.

Tentu saja, semua produk mengklaim dirinya bisa memblokir semua sinar UV, namun sebenarnya mayoritas hanya bisa mengurangi efek berbahaya dari sinar UVA saja. Jadi sebelum membeli produk sunscreen atau sunblock, selalu baca kemasannya untuk tahu bahan aktifnya. Kalau produk tersebut mengandung micro zinc oxide 5% atau lebih tinggi, maka itu boleh dimasukkan dalam keranjang belanjaan.

Selain hal-hal yang sudah dipaparkan tadi, Anda juga harus memerhatikan bahan lain yang ada dalam produk sunscreen seperti micro titanium dioxide. Pilih produk yang mengandung minimal 5% bahan tersebut. Berikutnya, baca kemasan sunscreen dan pilih yang mengandung Mexoryl SX dan zinc oxide.

2. Beli produk yang benar-benar baru

Memang benar bahwa semua produk sunscreen yang dijual di toko masih baru, bersegel, dan belum pernah dipakai. Namun istilah baru di sini bukan mengarah pada aspek itu. Ketahuilah kalau bahan tabir surya bisa rusak seiring berjalannya waktu, apalagi kalau suhu ruang penyimpanannya kurang baik (terlalu panas atau dingin).

Karenanya selalu cek tanggal pembuatannya (MFD) dan tanggal kadaluarsanya. Hindari menggunakan sunscreen yang tanggal MFD-nya sudah lama, atau yang kemasannya sudah Anda buka sejak setahun lalu.

3. Pilih sunscreen yang tepat

Tepat di sini artinya sesuai jenis kulit, bagian tubuh, dan tingkat aktivitas. Misalnya, kalau Anda hobi berenang atau melakukan olahraga air lainnya, maka belilah yang memuat label water-resistant.

Bila kulit rawan terkena jerawat, pilih yang kualitasnya bagus. Dalam hal ini mineral sunscreen (sunblock) yang mengandung titanium dioxide dan micro zinc oxide lebih disarankan, karena keduanya tidak menyumbat pori-pori.

Menurut ahli, sunscreen yang tepat itu yang bisa melindungi kulit dari UVA dan UVB. Maka dari itu, carilah produk yang mengandung:

  • Cinnamates (octylmethyl cinnamate & cinoxate)
  • Benzophenones (oxybenzone)
  • Ecamsule (Mexoryl SX) – harganya cukup mahal
  • Salicylates
  • Sulisobenzone
  • Titanium dioxide– anti UVA yang lebih murah
  • Avobenzone (Parsol 1789) – penghalang UVA yang stabil
  • Zinc oxide – anti UVA yang lebih murah

Sedangkan untuk penangkal UVB-nya, pilihlah produk yang SPF-nya 15 atau lebih tinggi. Idealnya, semakin tinggi SPF-nya, maka kian cakap pula sunscreen dalam mencegah terjadinya sunburn yang disebabkan UVB. Namun faktanya, kadang hal itu tidak benar.

Tak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang, mereka berpikir kalau SPF 30 mampu memberikan perlindungan 2 kali dari SPF 15. Faktanya, SPF 15 sudah bisa menyaring 93% UVB, sedangkan SPF 30 hanya 97% saja – perbedaannya tak terlalu menyolok bukan?!

Kesimpulannya, untuk kebanyakan orang, SPF 15 sudah cukup baik. Namun bagi mereka yang keluarganya memiliki sejarah penyakit lupus atau kanker kulit, maka mereka disarankan memilih SPF 30++ atau lebih tinggi.

Tips Memilih Sunscreen Berdasarkan Jenis Kulit

Jenis kulit apa yang Anda miliki saat ini? Pastikan Anda memilih sunscreen yang sesuai dengan itu.

1. Kulit Kering

Kulit kering memiliki kadar minyak yang sedikit dan mudah sekali sensitif. Tekstur kering membuat penampilan kulit jadi garing karena kurangnya kelembaban. Biasanya pemilik kulit kering akan merasa tidak nyaman atau kesat setelah mandi atau cuci muka, terutama kalau ia lupa mengoleskan pelembab.

Maka dari itu, sunscreen yang mengandung pelembab sangat disarankan untuk tipe kulit ini. Saat memilih sunblock, ingatlah bahwa tekstur krim yang pekat diperlukan untuk melindungi kulit dari kerusakan. Jadi pilihlah produk yang konsistensinya pekat.

Ada berbagai jenis pelembab yang biasanya menyertai produk sunscreen seperti minyak, lanolin, dan silikon. Sunscreen dengan pelembab biasanya diformulasikan dalam bentuk losion, krim, dan salep. Saat memilih baca saja labelnya.

Dan untuk penderita melasma, kondisi kulit yang berhubungan dengan kanker kulit, atau yang biasanya dialami oleh pemilik kulit putih, sunscreen dengan SPF 30 sangat disarankan dipakai setiap hari untuk perlindungan ekstra.

2. Kulit Berminyak

Kulit berminyak merupakan salah satu yang paling bermasalah karena bagian hidung, pipi, dan dahi biasanya mengalami kelebihan minyak. Ini membuat wajah kelihatan ‘basah’, berminyak, mengilap, kasar, dan berpori-pori besar. Tak jarang pemilik kulit wajah berminyak mengalami jerawatan saat cuaca panas.

Solusinya, untuk pemilik kulit berminyak, sunscreen berbahan dasar air (aqua) sangat disarankan karena menyebabkan efek mengeringkan dan tidak membuat kulit semakin berminyak. Selain itu, sunscreen berbahan dasar aqua juga memiliki efek menenangkan kulit dan jerawat yang timbul.

Baca juga: Cara Mengurangi Minyak di Wajah, Tuntas dan Aman

3. Kulit Sensitif

Mereka yang kulitnya sensitif sebaiknya memakai sunscreen yang mengandung zinc oxide murni karena bahan ini hampir tidak pernah menyebabkan iritasi atau alergi.

4. Kulit Normal

Kalau kulit Anda normal, maka sunscreen dalam bentuk losion adalah yang terbaik. Sunscreen SPF 15 dalam bentuk losion dapat memberikan kelembaban yang pas tanpa membuat wajah tampak kering atau berminyak.

5. Kulit Bermasalah

Mereka yang mengalami gangguan kulit seperti lupus dan rosacea mungkin harus memilih sunscreen bertipe ringan yang dirancang untuk bayi dan anak-anak. Carilah bahan zinc oxide atau titanium dioxide, ketimbang produk yang sarat bahan kimia seperti PABA (para-aminobenzoic acid), oxybenzone, dioxybenzone, atau sulisobenzone. Dan kalau Anda mengalami iritasi kulit atau alergi, hindari juga sunscreen yang mengandung alkohol, zat pengawet, atau parfum tambahan.

Pemilik kulit berjerawat sebaiknya tidak memakai sunscreen yang bikin wajah berminyak, biasanya tampil dalam formulasi krim karena produk ini bisa memperparah jerawatnya. Ensulizole (phenylbenzimidazole sulfonic acid) yang efektif menangkal radiasi UVB memiliki konsistensi minyak lebih sedikit dibanding zat kimia sunscreen lainnya.

Namun karena obat jerawat biasanya cenderung membuat kulit kering, maka tabir surya dalam bentuk gel mungkin lebih baik ketimbang yang bentuknya losion atau krim. Dan karena mayoritas obat jerawat  meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari, maka ini membuat kulit semakin rawan rusak. Oleh sebab itu, mengoleskan sunscreen yang tepat setiap hari sangatlah penting.

6. Kulit Anak

Bahan kimia dalam produk sunscreen bisa mengiritasi kulit anak-anak yang masih sensitif. Contohnya adalah oxybenzone dan PABA yang sering menimbulkan reaksi. Karenanya, untuk anak-anak sunscreen dengan titanium dioxide dan zinc oxide cenderung lebih aman untuk kulit sensitif sehingga bahan ini biasanya ditemukan dalam produk sunscreen untuk bayi.

Anda juga bisa membelikan buah hati sunscreen model semprot/ spray yang lebih praktis dan mudah digunakan. Namun ingat, sunscreen semprot semacam ini tak boleh diaplikasikan langsung ke wajah. semprotkan dulu ke telapak tangan, baru oleskan ke wajah.

7. Kulit Gelap

Pemilik kulit gelap mungkin berpikir dirinya tak perlu pakai sunscreen lagi. Toh pigmen kulitnya sudah banyak dan cukup untuk melindungi dari kanker kulit. Ya, setidaknya dibanding kulit putih, risiko pemilik kulit gelap lebih rendahlah untuk terkena kanker.

Namun walau mungkin tak mengalami sunburn, kulit gelap yang mengalami tanning juga bisa rusak DNA-nya akibat paparan sinar UV. Maka dari itu, pemilik kulit gelap tetap perlu mengoleskan sunscreen dan pilihan bahan aktif terbaik jatuh pada titanium karena bisa membuat tampilan kulit lebih putih.

 7. Kulit Lansia

Mereka yang umurnya sudah lanjut pastinya lebih banyak ‘makan’ sinar UV ketimbang yang masih muda/ anak-anak. Meski mungkin sudah tahan banting, mereka tetap perlu menggunakan tabir surya.

Salah satu alasannya adalah agar terhindar dari penyakit mematikan seperti kanker kulit, atau efek non-kanker lainnya seperti penuaan, kerutan, noda hitam, kulit kendur, dan kasar. Namun karena para lansia mungkin kerepotan untuk mengoleskan sunscreen-nya seperti di area kaki dan punggung, maka produk model spray mungkin lebih baik.

Jadi itulah tadi beberapa tips memilih sunscreen sesuai jenis kulit yang bisa Anda terapkan. Semoga Anda bisa menemukan produk yang terbaik dan terbebas dari efek berbahaya sinar matahari.

Nah itulah sedikit informasi terbaru dan terlengkap seputar Tips Memilih Sunscreen (Tabir Surya) Sesuai Jenis Kulit yang dapat kami bagikan agar memperluas kasanah pengetahuan anda, semoga bermanfaat. Idecara.com merupakan laman yang membahas tentang ide-ide beserta cara dalam hal teknologi, fashion, kesehatan, makanan dan lain sebagainya. Silakan melihat katalog ide-ide juga cara-cara terbaru lainnya yang telah admin sediakan, atau anda dapat melihat sesuai kategori di bawah ini. Terima Kasih.

Tips Memilih Sunscreen (Tabir Surya) Sesuai Jenis Kulit | admin | 4.5